Kali ini, aku akan re view novel Princess Mayana. Sebelumnya, novel ini saya dapat langsung dari sang penulis, lomba giveaway. Nah, langsung saja saya review.

Book details

Penulis      : YAS MARINA
Editor       : Haya Aliya Zaki
Date Published: Januari 2014

Desaign Cover : Tim Pelangi
Jumlah Halaman: 166

Blurb

Awalnya Mayana hanyalah seorang remaja biasa yang tinggal di Kinshasa, Kongo, Afrika. Namun sejak mendapat hadiah liontin Kristal hitam pada ulang tahunnya yang kelima belas, hidup Mayana berubah.
Mayana dianugerahi kemampuan berkomunikasi dengan hewan. Dan, dia baru menyadarinya saat berlibur di tempat Paman Memba, tak jauh dari Taman Nasional Saramba. Bagai dalam mimpi, Mayana bersahabat dengan Fletzu, si macan tutul, dan Cordy, si gajah. Dia disegani para kawanan hewan di hutan Afrika.
Petualangan Mayana semakin lengkap ketika dia berkenalan dengan Justin dan Lilian. Tanpa sengaja, mereka melihat aksi pemburu gading yang meresahkan. Gajah-gajah terbunuh dan salah satunya adalah Cordy!
Mayana sedih sekali. Dia tidak bisa tinggal diam. Bersama Justin dan Lilian, dia bertekad mengejar pemburu gading. Berhasilkah mereka? Bagaimana sesungguhnya liontin Kristal hitam bekerja? Akankah Lilian selamat dari sekapan pemburu gading? Yuk, jangan lewatkan novel yang mendebarkan dan kental dengan nuansa Afrika ini!

[REVIEW]

Cover

Kalau dilihat sepintas, covernya sangat cantik. Tapi setelah membaca ceritanya, sepertinya cover dan cerita tidak match. Mayana adalah anak asli afrika. Sementara digambar adalah sosok gadis berkulit putih. Saya rasa covernya menunjukkan gadis afrika yang nota bene berkulit hitam. Kemudian, sang gadis di cover juga terlihat duduk di sebuah kayu. Setelah membaca ceritanya, Mayana  adalah gadis penahluk binatang. Alangkah lebih baik jika gadis tersebut menaiki seekor gajah dengan background para binatang lainnya, lengkap dengan liontin ajaib milik mayana sendiri.

Cerita

Novel ini menceritakan sosok Mayana, gadis afrika yang sedang berlibur di tempat pamannya. Sang Paman yang bekerja sebagai penjaga hutan sangat sibuk. Mayana memiliki sebuah liontin dengan kekuatan luar biasa yaitu dia bisa menahlukkan binatang apapun di Afrika.

Ketika bermain-main, dia juga menemukan sahabat lamanya yang tak lain adalah Fletzu, seekor macan tutul. Mayana sangat dekat dengan seluruh binatang. Ketika bermain-main ditengah hutan, Mayana menemukan sosok manusia yang tak lain adalah Lilian dan Justim. Persahabatan mereka semakin erat.

Ketika mereka sedang asyik bermain ditengah hutan, mereka menemukan pemburu gading gajah yang jahat. Pemburu tersebut ahkan melukai dan mengambil gading milik sahabat Mayana.

Selain itu, mereka berencana untuk menggagalkan rencana sang pemburu jahat. Mampukan Mayanan dan kawan-kawannya menggagalkan rencana jahat san pemburu?

Ketika membaca novel ini, saya terbawa ke dunia fantasi, karna saya sangat senang dengan petualangan. Kisah Mayana yang bisa menahlukkan sekaligus bersahabat dengan binatang. Seperti sebelumnya, saya menduga kisah ini mirip dengan kisah “Tarzan”. Dan ternyata tidak. Alur maju yang digunakan penulis semakin mempertegas jalan cerita. Sayang latar cerita tidak terlalu jelas menampilkan hutan afrika.

Novel ini sangat cocok dibaca oleh para remaja. Saya cukup terkesan akan jalan cerita yang cukup menarik. Novel ini memiliki banyak moral valuenya.

Pesan Moral

  • Kita harus sayang/ melindungi binatang
  • Serakah mengakibatkan celaka

Saya tidak menemukan Typo dalam novel ini. Nah, Penasaran dengan ceritanya, yuk baca bukunya ya.

***

[Review Novel ] PRINCESS MAYANA

Yohana Siallagan


Lulusan Pendidikan bahasa Inggris yang memiliki segudang cita-cita. Interested on writing and reading.


Navigasi pos


4 tanggapan untuk “[Review Novel ] PRINCESS MAYANA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *