Bekerja sambil liburan adalah salah satu kegiatan yang sangat aku sukai. Banyak sekali kuntungan bekerja sambil liburan. Jadi, baru-baru ini, aku ambil kerjaan yang berhubungan dengan liburan. Intinya sih, working on vacation. So I was very excited at first and pastinya that was very pleasant.

Jadi, aku pergi ke luar kota buat kerja. Yaitu sebagai salah satu Usher lokal untuk acara Toba Audax 2017. Ada yang tahu Toba audax nggak ya. Oke sedikit aku jelasin ya. Toba artinya Danau Toba dan Audax dalam bahasa prancis yang berarti berani. Jadi Toba Audax adalah salah satu event internasional sepeda pemberani. Para peserta akan bersepeda untuk mengeksplor keindahan Danau Toba selama 3 hari berturut-turut. Toba audax telah diselenggarakan mulai tahun 2012 dan uniknya, setiap tahun diadakan di pulau Samosir. Saya sebagai putri daerah sangat bangga sekali. Dengan adanya event ini, semoga bisa mempromosikan daerah pariwisata serta meningkatnya jumlah wisatawan.

 

Tea house at Taman Simalem Ressort

Hari pertama, tepatnya tanggal 27 April 2017, saya berangkat menuju Taman semalem Ressort yang berada di kabupaten Karo. Jujur, ini adalah perjalanan saya yang pertama. Namun, saya membulatkan tekad. Akhirnya, setelah menempuh perjalanan hampir 3 jam, kami sampai di Taman Simalem Karo. Untuk mencapai Taman Simalem, bila anda dari Pangururan, Samosir anda bisa naik Sampri/ mini bus dengan ongkos hanya 65.000. perjalanan akan melewati 2 kabupaten sekaligus yaitu kabupaten Samosir dan Kabupaten Dairi.

 

Salah satu spot di Taman Simalem Ressort

Ketika sampai di Simalem Ressort, ternyata tidak langsung bertemu dengan hotel indahnya.rupanya, untuk mencapai ke hotel, masih harus ditempuh sekitar 3 km. For your information nih, Taman Simalem Ressort berada di daerah pegunungan dengan pemandangan alam Danau Toba yang indahnya luar biasa. Harus saya akui, bahwa ini adalah hotel termegah nan terindah yang pernah saya kunjungi.

Pemandangan indah yang ditawarkan Simalem Ressort sungguh mempesona luar biasa. Bagunan hotel sangat megah dan ‘kaya’ akan arsitekturnya. Tak hanya itu, lingkungannya yang bersih dan sejuk juga menambah kebahagiaan hati. Hamparan bungan indah sangat mudah ditemui disini seperti lavender dan masih banyak lagi. Pokoknya sangat indah sekali.

Saya menginap di batch B lantai 2 dengan 4 orang usher lainnya. Saya sangat menikmati tinggal di hotel ini. Dengan single bed dan kamar kami memiliki balcon yang mengarah langsung ke taman bunga. Alangkah bahagianya berada di tempat ini. Bagi anda yang ingin menginap disini, saya sarankan untuk bawa baju hangat, kaos kaki tebal karna selimut hotel tidak akan cukup. Hehehe. Udara di daerah pegunungan sangat menusuk kulit.

Malam harinya, saya bersama Toba Audax team makan bersama. Menu di Simalem ressort juga sangat beragam dan jujur makanannya sangat enak.ahh, jadi lapar.akhirnya kami kembali kembali ke kamar untuk beristirahat. Oh iya, untuk mencapat kamar hotel di batch B, saya harus diantar oleh bus atau ‘odong-odong’ karna jarak dari ruang makan ke kamar lumayan jauh. Karyawan hotel dengan senang hati akan menghantarkan kami.

Itulah hari pertama, kemudian hari kedua kami haru bangun dan sarapan pukul 4.30. bayangkan saja tinggal ditempat yang enak membuat kami berempat bagun kesiangan, alhasil kami tidak sempat sarapan. Saya langsung ikut rombongan. Rute hari pertama untuk Toba Audax dari Simalem Ressort, Kec. Merek – Dairi- Dolok Sanggul-Muara dan dari Muara akan menyebrang selama 4 jam naik Fery menuju Hotel Toledo, Tuk-Tuk. Harus saya akui, selama perjalanan saya hampir tidak menemukan jalam rusak.

 

Para Peserta Toba Audax 2017

Hari ketiga tepatnya tanggal 29 April 2017, pagi-pagi buta, kami sudah harus berangkat untuk Treck ke 2. Start dari Tuk-Tuk, Parhallow, tanjungan, Mogang, Pangururan, Parbaba-kembali lagi ke Tuk-Tuk. Ketika diparbaba, para peserta mendapat acara penghormatan dari Bupati Samosir, Rapidin Simbolon dalam acara Festival Gondang Naposo. Hanya sekitar 20 menit dilanjutkan dengan makan siang. Kemudian, bersepeda lagi sampai ke Hotel Toledo. Perjalanan kali ini adalah keliling Samosir. Sama, jalan sangat mulus memudahkan para peserta menempuh perjalanan.

Hari ke-empat tanggal 30 April adalah hari terakhir untuk treck sepeda. Berawal dari Toledo,Tuk-tuk, perjalanan kali ini start dari Tuk-tuk- Siallagan-Simanindo-Pangururan-Tele- Maninjo- Merek dan berakhir di Simalem. Akhirnya, hari ketiga dari 50 an peserta menyisakan 15 peserta yang berhasil mencapai garis finish. So amazing. Yang paling salut adalah diantara para peserta ada 2 wanita yang berhasil mencapai garis finish. Namun, yang menjadi garis besar adalah Jalan kabupaten sangat tidak layak untuk dilalui mengakibatkan mantan Kapolres Samosir, Pak Eko yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Serdang Bedagai jatuh akibat jalan berlubang. Tak mengakibatkan luka parah dan hebatnya, Pak Eko bisa mencapai garis finish dengan luka ringan. Dengan adanya kejadian ini, menjadi tamparan keras untuk pemerintah Kabupaten Samosir. Jalan kabupaten sudah banyak yang dikorek namun tidak langsung ditutup, jadi jalan yang berlubang tadi dibiarkan saja. Hampir semua jalan kabupaten samosir berlubang. Ini sangat berbahaya untuk masyarakat. Harapannya, semoga jalan segera diperbaiki karna daerah wisata.

 

 

Salah satu Fit Stop

 

Pada malam harinya, semua peserta beserta team diberi penghargaan dari Toba Audax. Mulai dari Peserta, Marshall, Fotographer, sampai Mc. Hanya Usher saja yang tidak diberi piagam.

Oh iya, Acara Toba Audax ini bisa anda saksikan di Trans 7 tanggal 1 Mei pukul 23.30 WIB. Acara ini juga diliput media dari Trans 7 langsung dari tempat.

 

Para Peserta berfoto bersama

Hari ke lima, tanggal 1 Mei, para peserta dam team brsiap-siap check out dari hotel. Akhirnya, kami check out jam 9 pagi. Setelah breakfast, saya bersama teman-teman lainnya hunting foto di beberapa lokasi Taman Simalem. Inilah pengalaman berharga saya menjadi salah satu team. Saya sangat bangga dan bersyukur bisa diberi kepercayaan menjadi salah satu Usher lokal. Akhirnya, genap sudah 5 hari bekerja. Saya tetap naik mini bus menuju Pangururan.

Menara Pandang Tele-Samosir

 

Harapan kedepannya, semoga Samosir bisa menjadi tuan rumah kembali event Toba Audax 2018 dan  jalan segera dibenahi.

Sukses selalu Toba Audax team dan peserta. Proud to be a part of you !!

TOBA AUDAX, start together, rides together, finish together.

Sampai jumpa lagi.

HORASS !!!

My Story Working on vacation : TOBA AUDAX 2017

Yohana Siallagan


Lulusan Pendidikan bahasa Inggris yang memiliki segudang cita-cita. Interested on writing and reading.


Navigasi pos


Satu tanggapan untuk “My Story Working on vacation : TOBA AUDAX 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *