Every child comes with the messege that God is not yet discouranget of man –Rabindranath Tagore

Anak adalah anugrah dari Tuhan. Tentu setiap anak dilahirkan berbeda dengan anak yang lain. Berbeda karakter, penuh rasa ingin tahu dan pastinya berbeda selera. Namun, satu hal yang pasti. Setiap anak kecil pasti senang bermain. Demikian jugalah keponakan saya bernama Tio. Saat ini, dia berusia 2 tahun.

Tio, Keponakan tercinta

Di usianya ini, dia sangat aktif bercampur rasa ingin tahu yang tinggi. Aktif berlari, mencoret, dan memegang semua barang yang dia anggap menarik perhatiannya. Tak hanya itu, dia juga aktif meniru perkataan orang lain, bernyayi (walaupun lirik lagu tidak sempurna). Tentu perkembangan keponakan saya ini luar biasa pesatnya. Saya sangat bangga sekaligus repot setiap saat dibuatnya.

Setiap hari, ada saja kosakata baru yang keluar dari bibir mungilnya. Rasanya gemas dan bangga. Ah, begini rupanya punya anak kecil. Setiap hari, saya harus menjaganya karna dia memiliki adik yang berusia 5 bulan. Tentu, mamanya sangat kerepotan kan bila harus menjaga 2 balita sekaligus. Nah, disinilah saya sebagai tante yang baik hati berperan sebagai pengasuhnya.

You can learn many things from childrend. How much patience you have, for instance. – Franklin P.Jones

 

Namanya belum memiliki pengalaman wajar melakukan kesalahan. Kadang saya suka kesal kalau Tio menangis tanpa sebab atau tidak mau makan. Tapi, namanya menghadapi anak kecil ya mesti ekstra sabar. Biar nanti sudah punya anak bisa jadi ibu yang baik. Hehehe. Saya harus bisa mengajak Tio bermain sambil belajar. Misalnya bermain tebak gambar. Saya tunjukkan gambar binatang, maka saya akan tanya dan dia akan menjawab. Saya biasanya akan beri clue dengan menirukan suara binatang tersebut. Dia akan menunjukkan gambar binatang. Nah, seringkali bila melihat kucing dia akan bilang eonggggg….

Mencoret kertas

Tak hanya tebak gambar, kadang bila melihat pulpen, ide kreatifnya langsung muncul. Jadilah dia mencoret sesuka hati. Bisa jadi sasarannya buku dan dinding rumah. Coretannya yang tidak beraturan kerap disebutnya upin upin (maklum dia selalu menonton upin ipin). Kalau sudah begini, saya biasanya harus menyimpan alat tulis jauh dari jangkauannya.

Walaupun ulah Tio yang kelewat aktif, namun saya sangat bangga akan perkembangannya. Dia balita yang sangat aktif dan pengen tahu ini itu. Namun, bulan lalu dia sakit panas. Saya sangat kasihan padanya. Dia tidak nafsu makan dan tidak bersemangat bermain. Namanya anak kecil kalau sakit, pasti menangis. Khawatir demamnya semakin tinggi, saya kemudian membeli obat ke Apotek. Saya akhirnya membeli  obat penurun panas anak yaitu Tempra Syrup.

Tempra Syrup

Sumber

Tempra Syrup diproduksi oleh PT.Taisho Pharmaetical Indonesia Tbk. Tempra Syrup mengandung Paracetamol yang berfungsi sebagai antipiretika pada pusat pengaturan suhu otak dan analgetika dengan meningkatkan rasa sakit. Jadi, Tempra syrup sangat efektif untuk menurunkan demam sikecil. Tempra Syrup memiliki varian rasa anggur yang enak cocok untuk anak usia 1-6 tahun.

Indikasi

Tempra Syrup meredakan demam, rasa sakit dan nyeri ringan, sakit kepala dan sakit gigi, demam setelah imunisasi atau atas petunjuk dokter.

Akhirnya setelah mengkonsumsi obat Tempra Syrup, perlahan panasnya turun. Dari 39 menjadi 37. 2 hari kemudian dia sudah sembuh. Saya kemudian mengajaknya bermain. Hore.. Tio sudah aktif dan riang kembali. Ngomong-ngomong, saya punya tempat bermain dengan si kecil Tio. Saya sering mengajaknya bermain bila sedang bosan di rumah. Mau tahu tempat bermain saya bersama keponakan tercinta. Disimak ya, siapa tahu bisa jadi referensi buat kalian readers.

Pastikan tempat bermain si kecil adalah zona aman misalnya tidak dekat dengan jalan raya atau hal yang berbahaya baginya. Carilah tempat yang bisa membuat si kecil bisa mengenal lingkungan dengan baik dan pastikan dia bisa berinteraksi dengan anak kecil lainnya.

Berikut  pilihan tempat bermain saya bersama keponakan tercinta

  • Rumah
Image result for anak kecil di rumah
Sumber

Rumah adalah alasan saya yang pertama mengajak keponakan saya menjadi tempat bermain. Alasannya, selain lebih nyaman dan tidak perlu repot pergi ke luar. Fasilitas dirumah juga bisa dijakan properti bermain. Misalnya, bermain boneka besar sambil tidur di tempat tidur. Jadi alasannya sangat praktis dan tidak repot.

  • Taman bermain anak
Image result for anak kecil di Taman bermain anak
Sumber

Tempat ini menjadi pilihan kedua saya. Tentu balita akan senang dengan taman bermain yang memiliki fasilitas lengkap seperti ayunan, perosotan, dan lainnya. Tentu saja saya tidak akan membiarkannya bermain ayunan sendirian. Namun, saya akan pangku dan bermain bersama. Tentu hal ini akan membuat dia senang dan pastinya, Tio bisa bertemu dengan anak-anak lainnya dan bisa bertemu dan menjadi teman bermain. Hal tersebut bisa melatih rasa sosialnya terhadap orang yang baru dikenal.

  • Kebun binatang
Image result for anak kecil di kebun binatang
Sumber

Pada umumnya, anak kecil penuh dengan rasa “ingin tahu”  bila melihat binatang. Anak kecil seperti Tio sangat penuh ekspresi bila bertemu kucing. Dia sudah terbiasa memanggil kucing dengan sebutan eongggg lengkap dengan tangannya. Anak kecil pasti akan sangat senang bila bisa melihat binatang yang belum dilihatnya. Ingat, jangan membawa anak terlalu dekat atau berinteraksi dengan binatang berbahaya. Banyak sekali menfaatnya bila anak kecil bisa mengenal binatang. Saya bisa mengajari Tio untuk menyayangi binatang sejak dini.

  • Kolam renang
Image result for anak kecil di kolam renang
Sumber

Tak dipungkiri bahwa anak kecil sangat suka bermain air. Mereka bisa berlama-lama mandi sambil bermain air. Nah, demikian jugalah keponakan saya ini. Saya kerap mengajaknya mandi di kolam renang anak. Saya tentu harus mengawasinya secara ketat. Dia sangat senang sekali bisa menyentuh air. Selain itu dia bisa  bertemu banyak anak kecil yang sedang berenang bersama orangtua mereka.

Saya bersama Tio

 

Nah, itulah cerita saya bersama keponakan tercinta serta tips tempat bermain bersama sikecil. Jujur, saya semakin takjub dengan perkembangan anak manusia seperti Tio ini. Saya akan selalu menjaga dan menyayangi keponakan saya tentunya.

Yuk, share tempat bermain aman dengan anak ya di kolom komentar : )

 

Sumber gambar : Google

 

***

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Tempra yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho. Artikel ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi. Artikel ini tidak dapat menggantikan hasil tenaga konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.

Memilih tempat   bermain “aman” untuk si kecil

Yohana Siallagan


Lulusan Pendidikan bahasa Inggris yang memiliki segudang cita-cita. Interested on writing and reading.


Navigasi pos


19 tanggapan untuk “Memilih tempat   bermain “aman” untuk si kecil

  1. Kutipannya bener banget tuh, kita bisa belajar dari anak-anak seperti kesabaran. Tio ponakannya cewek ys saya kira cowok abis namanya tipikal cowok hehe.. Selamat ya Tio punya adik bayi 🙂
    Dan semoga menang lomba blognya

  2. Halo Tio yang aktif dan selalu ceria. Tio sudah senang membaca buku sejak dini ya? Hebat sekali. Ayo Tio baca buku yang bayak agar pengetahuan bertambah banyak. Salam kenal dari Tante Melinda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *